Jam
Kalender
May 2012
M T W T F S S
« Jun    
 123456
78910111213
14151617181920
21222324252627
28293031  
Halaman
Comment Box

ShoutMix chat widget

Instalasi Program Aplikasi di Ubuntu

Anda sudah menginstal Ubuntu, memakainya dan menyukainya. Lalu bagaimana jika anda memerlukan aplikasi tambahan? Atau mengupgrade program aplikasi yang sudah terinstal? Ikuti artikel berikut.

Sistem operasi Linux sangat internet ready. Bayangkan Anda bisa mencari program aplikasi idaman di belantara ribuan paket software gratis dan opensource di internet dan jika menyukainya bisa langsung menginstalnya di komputer Anda. Bahkan Anda juga bisa mengupgrade kernel linux ke versi terbaru. Ya, langsung melalui internet!

Instalasi software di Linux terkadang sesuatu yang mengerikan bagi pemula karena terlalu banyak dependency yang diperlukan untuk program aplikasi yang kita inginkan. Terkadang saling keterkaitan antar dependency membuat pengguna Linux sakit kepala hanya untuk masalah instalasi program aplikasi. Inilah istilah yang disebut “Dependencies Hell”.

Dependency adalah library external yang dipakai untuk menjalankan program. Sama seperti DLL (Dynamic Linking Library) di program aplikasi Windows. Tetapi tidak seperti aplikasi Windows yang mana setiap kita menginstalnya maka semua DLL yang diperlukan akan ikut diinstal sehingga duplikatnya memenuhi ruang harddisk. Di Linux, program aplikasi akan memeriksa apakah library yang diperlukan sudah ada? Jika belum maka kita akan diberitahu dependency apa saja yang diperlukan untuk menginstal dan menjalankan program yang dimaksud.

Ubuntu dan distro linux lain dengan kernel modern masa sekarang umumnya sudah mempermudah pengguna dengan program Package Manager. Dengan Package Manager pengguna hanya tinggal mengklik atau mengetikkan nama program aplikasi apa yang akan diinstall maka aplikasi berikut dependency yang dibutuhkan akan ikut diinstall ke dalam komputer. Cukup mudah bukan? Di Ubuntu package Manager itu bernama APT (Advanced Packaging Tool) yang berbasis command line atau Synaptic Package Manager (Frontend GUI).

Semudah 1,2,3
Ubuntu’s Synaptic Package Manager

Instalasi melalui frontend GUI Synaptic sangat menyenangkan. Hanya dibutuhkan 3 langkah mudah: Search, Mark, Apply dan program aplikasi idaman akan segera dinstalasikan ke dalam komputer. Anda dapat mengaktifkan Synaptic di System-Administration-Synaptic Package Manager.

Sebelumnya, pastikan bahwa source list repository Ubuntu anda sudah up to date dengan paket Universe dan Multiverse di dalamnya. Lihat “Menambah Extra Repository di Ubuntu”.

Pertama, search program aplikasi yang diinginkan. Kedua klik kanan program yang diinginkan dan pilih “Mark for Installation”. Ketiga klik Apply pada toolbar. Dan program aplikasi akan langsung diinstalasi berikut dependency-nya.

Selain cara di atas, ada juga cara yang lebih efisien, mudah dan cepat untuk update dan instalasi melalui command line. Buka terminal dan ketikkan perintah berikut.

  • apt cache search
    misalnya: apt cache search chess3d.
  • sudo apt-get install
    misalnya: sudo apt-get install chess3d.

Cara ini digunakan untuk distribusi turunan Debian seperti Ubuntu. Selain perintah di atas, terdapat perintah yang umum digunakan.

  • apt-get autoclean
    untuk menghapus file-file instalasi aplikasi lama.
  • apt-get update
    untuk update source list repository Ubuntu.
  • apt-get remove
    untuk menghapus program aplikasi yang diinginkan.
  • apt-get remove --purge
    untuk menghapus program aplikasi beserta konfigurasinya.
  • apt-get upgrade
    untuk melakukan upgrade aplikasi yang sudah terinstal. Kernel linux juga diupgrade melalui perintah ini. Untuk versi GUI bisa diakses melalui System – Administration – Update Manager.
  • apt-get –-help
    untuk bantuan pemakaian Apt-get.

Jangan lupa untuk menyertakan “Sudo” di depan perintah “Apt-Get” untuk mendapatkan hak menjalankan perintah tersebut. Kemudian masukkan password Anda ketika diminta. Hal ini untuk mempraktekkan cara berkomputer yang aman.

Kernel adalah inti dari setiap sistem operasi, demikian juga di linux. Kernel Update adalah hal yang paling menakutkan di masa lalu. Selain harus melakukan compiling anda juga harus hati-hati karena kesalahan sedikit bisa berakibat sangat fatal karena linux anda bisa-bisa tidak jalan. Dengan “Apt-Get” hal menakutkan tersebut bisa dihilangkan. Anda hanya perlu menunggu hingga proses upgrading selesai dijalankan dan reboot.

Ajaklah teman-teman anda untuk mencoba Ubuntu dan aplikasi opensource-nya. Ubuntu akan mengubah cara pandang anda mengenai Linux. Instalasi aplikasi di Linux susah dan menyeramkan? Please deh..!


Menambahkan Extra Repository di Ubuntu

Pada instalasi default, Ubuntu hanya mengaktifkan repository “Main”. Untuk mencari aplikasi, misalnya decoder MP3, Frozen Bubble dan lainnya, anda harus mengaktifkan repository “Restricted”, “Universe”, dan “Multiverse” dengan mengedit file source list Ubuntu di /etc/apt/sources.list

Jalankan perintah berikut:

  • sudo cp -p /etc/apt/sources.list /etc/apt/sources.list_backup
  • sudo gedit /etc/apt/sources.list

Select seluruh isi file kemudian timpa dengan source list berikut:

## MAIN REPOSITORY
deb http://kambing.vlsm.org/ubuntu dapper main restricted universe multiverse
deb-src http://kambing.vlsm.org/ubuntu/ dapper main restricted universe multiverse

## MAJOR BUG FIX UPDATES
deb http://ubuntu.cbn.net.id/Ubuntu dapper-updates main restricted universe multiverse
deb-src http://ubuntu.cbn.net.id/Ubuntu dapper-updates main restricted universe multiverse

## UBUNTU SECURITY UPDATES
deb http://ubuntu.cbn.net.id/Ubuntu dapper-security main restricted universe multiverse
deb-src http://ubuntu.cbn.net.id/Ubuntu dapper-security main restricted universe multiverse

Save file tersebut dan lakukan perintah berikut untuk mengupdate source list.

Sudo apt-get update

Source list di atas adalah repository lokal yang berada di server mirror Indonesia. Untuk repository yang lebih lengkap dapat dilihat di situs http://ubuntuguide.org/ dan timpa source list di atas dengan source list yang tersedia. Jangan lupa untuk membackup file source list terlebih dahulu. Selamat mencoba!

Cara Paling Simpel Mengubah Tampilan Win XP Menjadi Win 7

Windows XP, menurut saya, adalah versi Windows terbaik. Bukan karena paling aman dari virus, tetapi karena paling compatible dengan banyak software dan hardware.

Namun, sebagian orang, mungkin menginginkan “sedikit” perubahan pada tampilan layar monitornya setelah bertahun-tahun. Hampir semua orang menginginkan tampilan baru. Itu wajar.

Tampilan Windows 7 yang cukup berbeda dengan Windows XP, mungkin menggoda sebagian orang untuk pindah ke Windows 7. Tetapi, berfikirlah dua kali untuk melakukannya. Windows 7 mungkin lebih baik dari Windows Vista dari sisi kompetibelitas. Tetapi tidak lebih baik dari Windows XP. Masih banyak software atau hardware yang tidak kompetibel. Apalagi jika software tersebut terdeteksi atau diduga sebagai software bajakan.

Pertahankan Windows XP Anda. Anda cukup mengubah tampilannya saja. SevenVG RTM, sebuah generator tema yang akan membantu Anda untuk mengubah tampilan Windows XP menjadi mirip seperti Windows 7.

Anda dapat mendownloadnya di web sebelah. Ukuran file sebesar 6,7mb. Setelah itu unzip file tersebut. Lalu jalankan langkah-langkah instalasi.

1. Buka folder “Theme”.

2. Jalankan “Theme.exe”.

3. Buka folder “Styler Toolbar”.

4. Jalankan “First Install Me.msi”.

5. Lalu jalankan “Then Run Me.exe”.

6. Buka folder “Fonts”.

7. Jalankan “Fonts.exe”.

8. Buka folder “Extra Common Tasks”. Jika Anda ingin agar task bar tetap di bawah, buka folder “Bottom Common Tasks”. Jika Anda ingin agar task bar ada di sebelah kiri, bukalah folder “Left Dark Blue Common Tasks”.

9. Copy file “Shellstyle.dll” ke folder-folder berikut:
%windir%\Resources\Themes\SevenVG RTM\Shell\NormalColor
%windir%\Resources\Themes\SevenVG RTM\Shell\Aero48
%windir%\Resources\Themes\SevenVG RTM\Shell\Basic32
%windir%\Resources\Themes\SevenVG RTM\Shell\Basic48

Folder %windir% maksudnya adalah folder dimana Windows XP diinstal. File Shellstyle.dll akan ada di folder-folder tersebut. Overwrite saja. Jika gagal, cobalah gunakan tema Luna terlebih dahulu. Coba lagi untuk overwrite. Jika sudah, Anda dapat menggunakan tema SevenVG kembali.

10. Lihat di kanan taskbar. Klik kanan pada ikon “Styler”, pilih show. Pada tab “Style”, pilih (double click) SevenVGRT. Pada tab “toolbar”, pilih (double click) SevenVG RTM. Lalu tutup.

11. Buka folder “Iconized Taskbar Hack”. Jalankan “Install.reg”.

12. Silahkan restart. Dan selesai.

Selamat mencoba, dan semoga berhasil.

QMMP, Linux Music Player Mirip WinAmp

Biasanya, para pengguna Windows memutar file musiknya dengan WinAmp. Program pemutar musik itu memang terkenal handal dan kaya fitur yang memudahkan pengguna untuk memutar file-file musik.

Di Linux juga ada program serupa itu. Program keren itu adalah QMMP, Qt-based Multi Media Player. Skin QMMP dapat diambil dari skin WinAmp versi 2 berekstensi .wsz, tar.gz, atau .zip yang dapat didownload dari situs WinAmp.

Installasi Qmmp pada Ubuntu Karmic Koala dan Ubuntu Jaunty Jackalope

Menambahkan PPA Repository Qmmp di Ubuntu 9.10 Karmic Koala

sudo add-apt-repository ppa:stiff.ru/qmmp-releases

Menambahkan PPA Repository Qmmp pada Ubuntu 9.04 Jaunty Jackalope

sudo bash -c “echo ‘deb http://ppa.launchpad.net/stiff.ru/qmmp-releases/ubuntu jaunty main ‘ >> /etc/apt/sources.list”
sudo apt-key adv –keyserver keyserver.ubuntu.com –recv-keys 2C2B0858

Installasi via terminal:

sudo apt-get update && sudo apt-get install qmmp

Skins

Untuk dapat mengubah skins QMMP, Anda harus meletakkan file skins pada /home/[user]/.qmmp/skins. Setelah itu bukalah program QMMP. Klik kanan pada player, pilih Settings. Skins akan muncul pada Appearance.

Enque

QMMP juga dapat membuat antrian pada playlist melalui Nautilus. Caranya sama dengan WinAmp. Klik kanan pada file yang ingin diantrikan pada daftar putar. Pilih “Open with”. Pilih “Enque in Qmmp”.

Default Player

Untuk menjadikan QMMP sebagai pemutar default, klik kanan pada file musik mana pun. Pilih properties. Pilih tab Open With. Pilih Qmmp. Close.